18Docs

Cara menambahkan watermark ke PDF

Watermark adalah teks atau logo yang ditumpuk di setiap halaman dokumen — DRAFT, RAHASIA, nama perusahaan, atau keterangan hak cipta. Ini menandai status atau kepemilikan dokumen tanpa mengganggu konten aslinya.

Watermark teks vs. watermark gambar

Watermark teks itu paling cepat dibuat: satu kata atau frasa pendek, biasanya dipasang miring melintang di halaman, dengan warna abu-abu muda supaya teks aslinya tetap terbaca. RAHASIA dan DRAFT adalah contoh paling umum, menandai status dokumen supaya tidak ada yang salah kira dokumen kerja sebagai versi final.

Watermark gambar menempatkan logo atau grafik sebagai gantinya, yang jadi pilihan tepat untuk branding dokumen atau menegaskan kepemilikan sebuah desain. Apa pun jenisnya, watermark itu diterapkan ke setiap halaman supaya tandanya konsisten di seluruh dokumen.

Menentukan tingkat transparansi yang pas

Pengaturan paling penting adalah tingkat transparansi (opacity). Kalau terlalu pekat, watermark-nya malah bentrok dengan teks; kalau terlalu tipis, jadi percuma. Usahakan cukup terlihat jelas tapi tetap cukup tipis supaya bisa langsung terbaca tembus — sekitar 15-25% opacity biasanya pas untuk kebanyakan dokumen. Sudut diagonal juga membantu supaya terlihat seperti watermark, bukan bagian dari konten.

Menerapkan watermark langsung di browser berarti dokumen tidak pernah di-upload, dan kamu mengunduh salinan yang sudah ada watermark-nya sambil tetap menyimpan file asli yang belum ditandai.

Alat untuk ini

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah watermark akan menutupi teks saya?
Tidak, kalau kamu atur opacity-nya rendah. Watermark abu-abu muda di sekitar 15-25% terlihat berada di belakang konten sehingga teksnya tetap terbaca.
Bisakah watermark diterapkan ke semua halaman sekaligus?
Bisa. Watermark diterapkan ke semua halaman sekaligus supaya tandanya konsisten di seluruh dokumen.